Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 24, 2025

Banyak Orang Mengira Media Dibungkam Hanya Gara-Gara Surat Ini

Gambar
 Aku heran, di medsos manapun banyak yang mengatakan bahwa media di Indonesia dibungkam, sedangkan media luar negeri memberitakan langsung dianggap sebagai "penolong", padahal kita tahu bahwa jika media di negeri sendiri tidak memberitakannya, media dari di luar negeri gak bakalan tahu kecuali kalau ada koresponden dari Indonesia. Setelah aku telusuri, ternyata mereka menyatakan itu hanya karena surat regional ini. Surat pernyataan dari KPID DKI Jakarta yang menjadi sumber kemarahan itu. Pemanggilan kepada dirut terkait. Terlihat ada 24 stasiun televisi (termasuk TVRI) & 13 stasiun radio (termasuk RRI). Lanjutan pada pemanggilan dirut terkait. Terlihat ada 29 stasiun radio. Jika ditotalkan, ada 66 stasiun televisi & radio yang ada di Jakarta. Ini menyatakan bahwa surat yang dianggap "pembungkaman media" itu hanya pengumuman regional (KPID DKI Jakarta), bukan KPI Pusat. KPID Bali (tahulah aku tinggal di mana) aja belum ngeluarin surat begituan. Tapi kenyataan...

Kompas TV Minta Maaf?

Gambar
 Jadi begini. Di Threads & Facebook (ini yang aku lihat lebih dulu), Kompas TV tiba-tiba membagikan postingan permintaan maaf atas reporternya yang salah ucap pada Kamis, 28 Agustus 2025 saat meliput meninggalnya seorang ojol, Affan Kurniawan. Permintaan maaf dari Kompas TV terkait reporternya yang salah ucap (via Facebook). Aku awalnya gak mengerti apa yang mereka maksud, karena saat itu sedang tidak menonton Kompas TV. Aku cek komentarnya (juga postingan orang lain) di Threads, ternyata reporternya malah mengucapkan "tertindas" & "tertabrak", padahal seharusnya "dilindas" & "ditabrak". Kesalahan kecil yang mendatangkan masalah besar, ya! Konteks maksud dari postingannya Kompas TV itu. Sumbernya di sini . Akibatnya, warganet marah-marah, terutama para pengguna TikTok. Kemarahan warganet yang mengatakan bahwa mereka mengganggap rakyat sebagai musuh, padahal mereka hanya salah ucap (sumber gambar yang diambil: Komentarnya DAMT [Dikala ...